Pengembangan instrumen tes hasil belajar matematika berbasis pendekatan kontekstual siswa kelas IV sekolah dasar wilayah II marioriwawo kabupaten soppeng
DOI:
https://doi.org/10.33387/dpi.v10i1.2559Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pengembangan instrumen tes hasil belajar matematika berbasis pendekatan kontekstual di sekolah dasar ditinjau dari validitas isi, tingkat kesukaran, daya beda butir, efektivitas pengecoh, validitas butir dan reliabilitas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model 4-D yang melibatkan 65 siswa kelas IV sekolah dasar di kabupaten Soppeng sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan dianalisis dengan pendekatan deskriptif kuntitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen yang terdiri dari 25 butir soal ini memenuhi aspek validitas isi dengan koefisien konsistensi internal sebesar 1. Dari 25 butir soal yang dikembangkan sebanyak 2 butir soal sulit, 9 butir soal sedang, dan 14 butir soal mudah. Selain itu, 22 butir soal yang memiliki daya beda yang baik dan 3 butir soal memiliki daya beda cukup. Lebih lanjut, terdapat 22 butir soal yang memiliki pengecoh yang berfungsi dan 3 butir soal lainnya memiliki pengecoh yang kurang berfungsi. Dari aspek validitas butir, terdapat 22 butir soal yang valid secara empirik sementara 3 butir soal lainnya direvisi karena tidak valid. Untuk aspek reliabilitasnya, instrumen tes hasil belajar ini telah reliabel dengan koefisien reliabilitas 0,820. Dengan demikian, instrumen tes hasil belajar matematika layak digunakan untuk mengukur hasil belajar matematika siswa.Unduhan
Referensi
Agustan, S. (2016). Usage of Contextual Approach to Increase Student’s Understanding in Learning Mathematics. IOSR Journal of Mathematics, 12(6), 118-122.
Agustan, S., Juniati, D., & Siswono, T. Y. E. (2017). Profile of Male-Field Dependent (FD) Prospective Teacher's Reflective Thinking in Solving Ccontextual Mathematical Problem. AIPC, 1867(1), 020034.
Ali, S. & Khaeruddin. (2012). Evaluasi Pembelajaran. Makassar: Badan Penerbit UNM.
Arifin, Z. (2017). Evaluasi Pembelajaran: Prinsip Teknik Prosedur, Cetakan ke-10. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan Validitas edisi 4. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Balai Pustaka.
Djaali, P. M., & Muljono, P. (2008). Pengukuran dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Grasindo.
Indriati, N. U. D. (2016). Instrumen Tes Kecerdasan Logika-Matematika Untuk Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 10(1), 171-184.
Kharie, E. S., La Nani, K, & Tonra, W. S. (2021). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Problem Based Instruction pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel. Jurnal Pendidikan Guru Matematika, 1(1), 13-23
Kusaeri, K., & Suprananto, S. (2012). Pengukuran Dan Penilaian Pendidikan. Jakarta: Graha Ilmu.
Ma’rufi, Ilyas, M., Salwah, & Syamsuddin, A. (2020). ADD-CoRE Model Development: Mathematics Teachers Mentoring Based on Pedagogical Content Knowledge and Lesson Study. Universal Journal of Educational Research (UJER). 8(10), 4580–4590. https://doi.org/10.13189/ujer.2020.081026
Mansyur, H. R. (2009). Asesmen Pembelajaran di Sekolah, Yogyakarta: Multi Pressindo.
Mardapi, D. (2008). Teknik Penyusunan Instrumen Tes dan Nontes. Yogyakarta. Mitra Cendikia.
Mardapi, D. (2012). Pengukuran penilaian dan Evaluasi Pendidikan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Naga, D. S. (2012). Teori Sekor pada Pengukuran Mental. Jakarta: PT Nagarani Citrayasa.
Situmorang, A. S. (2013). Implementasi Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Dalam Pengajaran Matematika di SD dengan Menggunakan LKS Berbasis Masalah. Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan, 20(1), 76-82.
Syamsurizal, S. (2020). Validitas dan Reliabitas Alat Ukur. https://doi.org/10.31219/osf.io/v83eh
Solichin, M. (2017). Analisis Daya Beda Soal, Taraf Kesukaran, Validitas Butir Tes, Interpretasi Hasil Tes Dan Validitas Ramalan dalam Evaluasi Pendidikan. Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam, 2(2), 192-213.
Sudibyo, E., Jatmiko, B., & Widodo, W. (2017). Pengembangan Instrumen Motivasi Belajar Fisika: Angket. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 1(1), 13-21.
Sulianto, J. (2008). Pendekatan Kontekstual Dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Berpikir Kritis pada Siswa Sekolah Dasar. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 14-25.
Sumarno, A. (2012). Penelitian Kausalitas Komparatif. Surabaya: elearning UNESA.
Supardi, U. S. (2015). Peran Berpikir Kreatif dalam Proses Pembelajaran Matematika. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 2(3), 248-262.
Surapranata, S. (2004). Analisis, Validitas, Reliabilitas dan Interpretasi Hasil Tes. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Susetyo, B. (2015). Prosedur Penyusunan dan Analisis Tes Untuk Penilaian Hasil Belajar Bidang Kognitif. Bandung: PT. Refika Aditama.
Syamsuddin, A. (2019). The Impact of Implementing Of INSTAD Model toward Student’s Mathematics Learning Outcome for 5th Grade Elementary School Students. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1318, No. 1, p. 012021). IOP Publishing.
Syamsuddin, A. (2020). Describing Taxonomy of Reflective Thinking For Field Dependent-Prospective Mathematics Teacher in Solving Mathematics Problem. International Journal of Scientific & Technology Research, 9(3), 4418-4421.
Syamsuddin, A., Jannah, M., & Kristiawati, K. (2019). Penerapan Model Explicit Instruction dalam Pembelajaran Matematika Materi Bilangan Romawi pada Siswa Kelas IV SD Inpres Kapasa Makassar. MaPan: Jurnal Matematika dan Pembelajaran, 7(1), 136-154.
Thiagarajan, S., Semmel, D. S & Semmel, M. I. (1974). Instructional Development for Training Teachers of Expectional Children. Minneapolis, Minnesota: Leadership Training Institute/Special Education, University of Minnesota
Widoyoko, E. P. (2009). Evaluasi Program Pembelajaran (Panduan Praktis Bagi Pendidik dan Calon Pendidik). Yogyakarta: pustaka pelajar.
Wirawan. (2016). Evaluasi: Teori, Model, Metodologi, Standar, Aplikasi, dan Profesi. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Wiryokusumo, I., & Mulyadi, U. (1988). Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum. Jakarta: Bina Aksara.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika agree to the following terms:

Creative Commons License
Delta-Pi : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Delta-pi offers all authors of journal articles allows their research openly available, free access and time restrictions.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY license, authors retain ownership of the copyright for their article, but authors grant others permission to use the content of publications in Delta-pi in whole or in part provided that the original work is properly cited. Users (redistributors) of AKSIOMA are required to cite the original source, including the author's names, Delta-pi as the initial source of publication, year of publication, volume number and DOI (if available).






