UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LARUTAN ASAM BASA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN INKUIRI
DOI:
https://doi.org/10.33387/j.edu.v14i2.196Abstract
Suatu pembelajaran pada umumnya akan lebih efektif bila diselenggarakan melalui model-model pembelajaran hasil pengamatan yang dilakukan oleh peneliti di kelas XI IA-3 SMA Negeri 4 Kota Ternate melalui observasi dan wawancara, ditemukanlah masalah pembelajaran yaitu hasil belajar kimia yang rendah pada konsep larutan asam basa, karena metode pembelajaran yang biasa digunakan terbatas pada ceramah dan Tanya jawab, maka untuk mengatasi masalah tersebut solusi mengembangkan model-model pembelajaran sehingga hasil belajar siswa dapat ditingkatkan pada konsep tersebut dengan diterapkannya pendekatan inkuiri. Penelitian ini dilakukan di kelas XI IA-3 dengan jumlah siswa sebanyak 32. Hasil belajar kimia pada konsep larutan asam basa dapat ditingkatkan dengan pendekatan inkuiri yang sesuai dengan materi; bimbingan dan arahan peneliti dalam pembelajaran; dan menggunakan LKS yang sesuai dengan alat dan bahan serta cara kerja yang tepat. Hasil pembelajaran pada siklus I rata-rata nilai siswa sebesar 61,9 dengan persentase ketercapaian KKM sebesar 37,5%, pada siklus II rata-rata nilai siswa sebesar 74,5 dengan persentase ketercapaian KKM sebesar 87.5%. Model pembelajaran inkuiri dapat di gunakan pada materi asam basa karena pada hasil pembelajaran pada siklus II capain nilai di kelas XI IA-3 diatas KKM dengan persentase di atas 75% sebagai indikator keberhasilan.
Kata kunci: Model pembelajaran inkuiri, asam dan basa, hasil belajar dan siswaDownloads
Published
Issue
Section
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License‚ yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.