MUSANG178
kentangbet
Pemodelan Matematika dalam Pendidikan Guru: Studi Literatur Kurikulum Pendidikan Swedia | Ishak | Jurnal Pendidikan Guru Matematika

Pemodelan Matematika dalam Pendidikan Guru: Studi Literatur Kurikulum Pendidikan Swedia

Hasriani Ishak, Soleman Saidi, Ardiana Ardiana, Asmar Bani

Sari


Penelitian ini merupakan studi Literatur pada pendidikan calon guru matematika di Swedia, yang membahas pentingnya pemodelan matematika dalam kurikulum pendidikan matematika, khususnya pada pendidikan calon guru matematika. Perkembangan teknologi yang pesat mendorong perubahan kurikulum matematika agar lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Pemodelan matematika dipandang sebagai pendekatan interdisipliner yang mampu menghubungkan konsep matematika dengan situasi nyata serta teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi mata kuliah pemodelan matematika dalam program pendidikan guru matematika di universitas-universitas Swedia serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah survei terhadap 26 universitas dan institusi pendidikan tinggi yang menyelenggarakan program pendidikan guru matematika. Data diperoleh melalui kuesioner yang dikirimkan kepada dosen matematika, pendidikan matematika, dan administrator akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil universitas yang telah menyelenggarakan mata kuliah pemodelan matematika, sedangkan sebagian besar belum mengintegrasikannya karena keterbatasan kurikulum, kurangnya tenaga pengajar yang kompeten, serta pandangan bahwa pemodelan matematika bukan bagian dari “matematika murni”. Penelitian ini juga mengungkap bahwa pemodelan matematika mampu menjadi sarana efektif untuk mengevaluasi pemahaman konseptual mahasiswa terhadap kalkulus dan kemampuan berpikir kritis. Melalui studi kasus “Masalah Catwalk”, ditemukan bahwa banyak mahasiswa masih bergantung pada teknologi tanpa memahami konsep dasar perubahan dan gerak secara mendalam. Oleh karena itu, pemodelan matematika dinilai penting untuk dikembangkan dalam pendidikan guru guna meningkatkan kemampuan penalaran, pemecahan masalah, dan evaluasi argumentasi matematika. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan matematika memerlukan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan berbasis pemodelan agar calon guru mampu menjadi pengguna teknologi yang kritis dan reflektif.


Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.33387/jpgm.v6i2.11865

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc-nd4.footer##

Editorial Office : Alamat : Jalan Bandara Sultan Baabullah, Kelurahan Akehuda Kampus 1 Universitas Khairun, Kota Ternate Utara, Maluku Utara-Indonesia

Telepon: (0921) 3121550
Email: joko.s@unkhair.ac.id

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.