Penentuan Keandalan Sistem Distribusi 20 KV Penyulang Malili dengan Metode Section Technique dan FMEA
DOI:
https://doi.org/10.33387/protk.v9i2.4985Kata Kunci:
power distribution system, reliability index, section technique, FMEAAbstrak
This paper discusses the determination of the reliability index of the power distribution system. The reliability of the power distribution system is strongly influenced by the duration and frequency of the disturbance, causing customers not to receive electrical energy. This reliability is measured by indices called SAIFI, SAIDI, and CAIDI. The method used to calculate the failure rate required to determine the reliability indexes are the section technique and Failure Mode Effect Analysis (FMEA). The results obtained using the FMEA method are better results. Compared to PLN's SAIFI and SAIDI standards, the Malili feeder is still quite reliable, because its value is smaller than the PLN standard. However, when compared to the IEEE standard, this Malili feeder is not categorized as reliable because the SAIFI value obtained is still higher. While for SAIDI the value is still below the IEEE standard. To improve the reliability index of this feeder, it is necessary to add a protection component to localize the fault.Unduhan
Referensi
J. Jufrizel dan R. Hidayatullah, “Analisa Keandalan Sistem Distribusi 20KV Menggunakan Metode Section Technique dan Ria–Section Technique pada Penyulang Adi Sucipto Pekanbaru,†dalam Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri, 2017, hal. 417–423.
I. Hajar dan M. H. Pratama, “Analisa Nilai Saidi Saifi Sebagai Indeks Keandalan Penyediaan Tenaga Listrik Pada Penyulang Cahaya PT. PLN (Persero) Area Ciputat,†Energi & Kelistrikan, vol. 10, no. 1, hal. 70–77, Feb. 2019, doi: 10.33322/energi.v10i1.330.
U. Situmeang, R. O. Rivandi, dan A. Tanjung, “Analisis Keandalan Sistem Distribudi 20 kV Penyulang Okura di PT. PLN (Persero) ULP Rumbai dengan Metode FMEA,†JURNAL TEKNIK, vol. 16, no. 1, hal. 80–87, 2022.
S. Rizal, Z. Zulfahri, dan U. Situmeang, “Studi Optimalisasi Keandalan Jaringan Distribusi 13, 8 kV pada Bangko Substation PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI),†JURNAL TEKNIK, vol. 15, no. 1, hal. 56–65, 2021.
Y. T. K. Priyanto, M. Otong, dan Y. M. Safarudin, “Analisis Keandalan Menggunakan Metode Section Technique Pada Penyulang P6 Gardu Induk Petung PT PLN (Persero) Area Balikpapan,†Prosiding Seminar Nasional NCIET, vol. 1, no. 1, hal. B.423-B.429, Des. 2020, doi: 10.32497/nciet.v1i1.149.
R. Maulana, S. Suriadi, dan R. H. Siregar, “Analisa Sistem Keandalan Jaringan Distribusi Menggunakan Metode Section Technique,†Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro, 2021.
M. A. Teguh dan T. Rijanto, “Penentuan Kerugian Ekonomis Berdasarkan Nilai SAIDI, SAIFI, dan CAIDI Menggunakan Metode Section Technique di PT. PLN Distribusi Area Gresik,†JURNAL TEKNIK ELEKTRO, vol. 8, no. 2, 2019.
M. R. Hanif dan T. Suheta, “Analisa Keandalan Sistem Distribusi 20kv di PT. PLN (Persero) Rayon Kudus Kota Menggunakan Metode Section Technique,†Jurnal Intake: Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan, vol. 11, no. 2, hal. 56–63, 2020.
R. Anshori, S. Tato, dan A. R. Ashar, “Studi Keandalan Sistem Jaringan Distribusi Penyulang 20 Kv Pada PT. PLN (Persero) Rayon Daya Dengan Metode Failure Modes and Effects Analysis (FMEA),†dalam Seminar Nasional Teknik Elektro dan Informatika (SNTEI), 2020, hal. 47–52.
H. R. . M. Gozali, S. Prasetyono, dan D. O. Eka Kumala Putra, “Analisis Perbandingan Keandalan Sistem Jaringan Distribusi Berkonfigurasi Radial dan Loop Menggunakan Metode RIA (Reliability Index Assessment),†Jurnal Arus Elektro Indonesia, vol. 6, no. 3, hal. 63, Des. 2020, doi: 10.19184/jaei.v6i3.19723.
I. C. Gunadin, H. Herianto, Z. A. Bahtiar, dan M. Al Izza Hizbullah, “Perancangan Sistem Online Monitoring Pembebanan Transformator Distribusi Menggunakan Mikrokontroller,†PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, vol. 8, no. 1, hal. 54–58, Mei 2021, doi: 10.33387/protk.v8i1.2414.
M. A. H. Sirad, “Keandalan Jaringan Distribusi Primer 20KV Pada PT. PLN (Persero) Wilayah Maluku Dan Maluku Utara Cabang Ternate,†Patria Artha Technol. J, vol. 1, no. 1, hal. 37–42, 2017.
W. A. Oktaviani, E. R. Rianty, dan T. B. Barlian, “Metode FMEA untuk Penentuan Indeks Keandalan Distribusi 20 kV Penyulang Tenggiri di GI Sei Kedukan,†JURNAL SURYA ENERGY, vol. 4, no. 1, hal. 323, Okt. 2019, doi: 10.32502/jse.v4i1.1841.
G. P. B. Arigandi, R. S. Hartati, dan A. I. Weking, “Analisa Keandalan Sistem Distribusi Penyulang Kampus dengan Menggunakan Penggabungan Metode Section Tecknique Dan RIA,†Majalah Ilmiah Teknologi Elektro, vol. 14, no. 2, hal. 1, Des. 2015, doi: 10.24843/MITE.2015.v14i02p01.
R. Irfandi, B. Sirait, dan M. I. Arsyad, “Penentuan Indeks Keandalan Jaringan Sistem Distribusi 20 KV di PT. PLN (Persero) Area Singkawang dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis,†Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura, vol. 2, no. 1, 2020.
A. Fatoni, “Analisa Keandalan Sistem Distribusi 20 kV Di PT. PLN Rayon Lumajang Dengan Metode FMEA (Failure Modes And Effects Analysis).†Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2016.
R. Harahap, S. A. Siregar, S. Hardi, dan H. S. Syafruddin, “Analisis Sistem Jaringan Distribusi 20 KV Penyulang SB. 02 Pada PT. PLN (Persero) ULP Sibolga Kota Menggunakan Metode Section Technique dan Failure Mode Effect Analysis (FMEA),†JET (Journal of Electrical Technology), vol. 7, no. 2, hal. 87–95, 2022.
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
ÂÂ
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).







