MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 38 KOTA TERNATE MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAY
DOI:
https://doi.org/10.33387/j.edu.v17i2.1509Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penggunaan role play dalam meningkatkan kemmapuan berbicara sisiwa kelas IV SD Negeri 3 Guruapin, serta untuk mengetahui sejauhmana penggunaan role play dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas IV SD Negeri 38 Kota Ternate. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV dengan melibatkan 37 siswa dan guru kelas sebagai sumber data. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus pembelajaran. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap sikluas dilaksanakan dua kali tatap muka. Dari hasil penelitian tindakan kelas tentang penggunaan role play dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas IV SD Negeri 38 Kota Ternate dapat ditemukan bahwa siklus I terdapat 18 siswa atau 48.64% siswa dinyatakan tuntas belajar, sementara 19 siswa atau 51.35% siswa dinyatakan belum tuntas. Kemudian meningkat pada tindakan siklus II yaitu sebanyak 30 siswa atau 81.08% dinyatakan mencapai ketuntasan belajar, dan terdapat 7 siswa atau 18.91% siswa dinyatakan belum tuntas. Adapun peningkatan dari tindakan siklus I ke siklus II adalah sebesar 31.44%.
ÂÂ
Kata Kunci: Bahasa Indonesia, Berbicara, Role Play
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License‚ yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.