THINK PAIR SHARE (TPS) TERINTEGRASI SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI SMP
DOI:
https://doi.org/10.33387/j.edu.v18i2.2121Keywords:
Think Pair Share, scientific, Learning outcomeAbstract
Various efforts are made to improve education quality in schools become a priority. One of the efforts that can be taken is to improve the quality of the learning process. Improving the quality of the learning process can be done by increasing the potential of the teacher as one of the elements in the learning process. The purpose of this study was to obtain student learning outcomes by implementing cooperative learning model of the type of think pair share (TPS) integrated with additives and addictive substances in food and drinks at a State Junior High School 1West Halmahera. This research is a quasi-experimental design, consisting of two experimental classes with one group pretest-posttest research design. The results showed that the think Pair share (TPS) learning model integrated scientific was able to improve student learning outcomes in additives and addictive substances in food and drinks. The pieces of evidence can be seen by the average increase in student learning outcomes before after treatment 40.84 to 73.06. Thus it can be concluded that the Think Pair Share learning model integrated science has the potential to improve student cognitive learning outcomes.References
Anita Lie. 2010. Cooperative Learning Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-Ruang Kelas. Jakarta: Grasindo.
Arikunto, Suharsimi. 2005. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Arends, R.I. 2008. Learning To Teach. Seven Edition. New York: McGraw Hill Company.
Bahtiar, B. (2015). Pengaruh Pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan Reading Questioning Answering (RQA) Terhadap Sikap Sosial, KeterampilanMetakognisi dan Penguasaan Konsep Biologi untuk Pendidikan Multietnis pada Siswa SMA di Ternate. DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM.
Daryanto. 2014. Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Yogyakarta: Gava Media.
Djamarah & Zain. 2013. Strategi belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Haerullah, A, & Hasan, S. (2017). Model dan Pendekatan Pembelajaran Inovatif (teori dan aplikasi). CV Lintas Nalar: Yogyakarta.
Haerullah, Ade. (2012). Pengembangan perangkat pembelajaran pemberdayaan berpikir melalui pertanyaan (PBMP) dan think pair share (TPS) serta pengaruh penerapannya terhadap metakognisi, berpikir kritis, dan sikap sosial siswa SD multietnis di Kota Ternate. Unpublished doctoral dissertation, State University of Malang, Malang, Indonesia.
Huda, Miftahul. 2013. Model-model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Idhar, A., Haerullah, A., & Roini, C. (2019). Pengaruh Perpaduan Model Think Pair Share (TPS) dan Pola Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di SMA Negeri 10 Kota Ternate. EDUKASI, 17(1).
Joyce, Bruce dan dkk. 2009. Model of Teaching (Model-model Pengajaran). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Joyce, Bruce, Marsha Weil, Emily Calhoun. 2009. Models of Teaching (Model-model Pengajaran Edisi Kedelapan). Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Kemendikbud. 2014. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nomor 58, Tahun 2014, tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Majid. (2014). Strategi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Permendikbud. 2016. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
Sastrosupadi, A. 2000. Rancangan Percobaan Praktis Bidang Pertanian. Malang. Buku. Kanisius. 267 P.
Sugiyanto. 2009. Model-model pembelajaran Inovatif. Surakarta: Panitia Sertifikasi Guru Rayon 13 FKIP UNS.
Trianto. 2011. Model Pembelajaran Terpadu Konsep, Strategi dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.
Trianto. 2009. Mendesign Model Pembelajaran Inovativ Progresif. Jakarta: Kencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License‚ yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.

