PENERAPAN MOTODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS LEARNING TOGETHER MATA PELAJARAN PKn PADA SISWA SMA NEGERI 10 KOTA TERNATE
DOI:
https://doi.org/10.33387/j.edu.v15i2.530Abstrak
Penelitian ini bertujua untuk menganalisis perbedaan hasil belajar PKn pada siswa kelas XI-IPS 1 dan XI-IPS 2 dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif berbasisLearning Together. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan sampel penelitian sebanyak 57 siswa yang terdiri dari 28 siswa kelas kontrol dan 29 siswa kelas eksperimen SMA Negeri 10 Kota Ternate. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan hasil belajar siswa adalah nilai akhir semester ganjil T.A 2016/2017 dan tes objektif dengan tipe soal esai.Alat analisis yang digunakan adalah Uii Chi-Square untuk menentukan ada tidaknya perbedaan hasil belajar antara kelas kontrol dan kelas eksperimen setelah diterapkan metode pembelajaran kooperatif berbasis Learning Together. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan terhadap hasil belajar antara siswa dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif berbasis Learning Together dengan siswa dengan metode pembelajaran konvensional.
Kata Kunci:     Model Pembelajaran Kooperatif Berbasis Learning Together, SMA Negeri 10 Kota Ternate, Hasil Belajar.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License‚ yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.