Penggunaan Multimedia Matematika Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan MCPS dan Mathematical Habits of Mind Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.33387/j.edu.v21i1.5907Keywords:
multimedia interaktif, kemampuan MCPS, MHMAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Mathematical Creative Problem Solving (MCPS) melalui penggunaan multimedia matematika interaktif bagi siswa SD. Penelitian kuasi eksperimen dengan posttest control group design ini melibatkan 136 siswa kelas IV dan V dari dua jenjang Sekolah Dasar Negeri di Kota Tidore Kepulauan, yang masing-masing terdiri dari satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Instrumen yang digunakan meliputi: butir soal tes kemampuan MCPS dan mathematical habits of mind (MHM). Data penelitian untuk skor tes awal, tes akhir, dan gain ternormalisasi kemampuan MCPS dianalisis dengan menggunakan ANOVA dua jalur dan Mann-Whitney. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan MCPS dan disposisi MHM secara signifikan antara siswa yang mendapat pembelajaran menggunakan multimedia matematika interaktif (kelas eksperimen) dan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional (kelas kontrol) berdasarkan kedua level sekolah (tinggi dan sedang). Hasil Penelitian ini disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan MCPS siswa SD yang mendapatkan pembelajaran menggunakan multimedia matematika interaktif lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional ditinjau dari kedua level sekolah.References
Alexander, K. L. (2014). Effects Instruction in Creative Problem Solving on Cognition, Creativity, and Satisfaction among Ninth Grade Students in an Introduction to World Agricultural Science and Technology Course. Disertasi pada Faculty of Texas Tech University. [Online]. Tersedia: http://etd.lib.ttu.edu/theses/available/etd-01292007-44648/unrestricted/pdf. Diunduh [13 Mei 2022].
Depdiknas (2014). Kurikulum Nasional. Standar Kompetensi Mata Pelajaran Matematika SD/MI. Jakarta: Depdiknas.
Isrok’atun (2014). Model Pembelajaran Situated Creation and Problem Based Instruction (SCPBI) untuk Meningkatkan Creative Problem Solving (CPS) Siswa. Bandung. UPI: Disertasi Doktor. Tidak diterbitkan.
Kaur, B. dan Ban-Har, Y. (2015). Mathematical Problem Solving in Singapore Schools. [Online] Tersedia: http://www.worldscibooks.com/etextbook/7335 /7335_chap01.pdf. [13 Mei 2022]
Kusumah (2014). Konsep, Pengembangan, dan Implementasi Computer-Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan High-Order Mathematical Thinking. Pidato Pengukuhan Guru Besar dalam bidang pendidikan Matematika. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Miliyawati, B. (2020). Strategi Disposition Habits of Mind Berbasis ICT terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi. Journal Infinity, Vol. 5, No. 3: 174-188.
NCTM (2004). Programs for Initial Preparation of Mathematics Teachers. http://ncate.org/ProgramStandards/NCTM/NCTMELEMStandards. [13 Mei 2022].
Suratno, J. dkk (2021). Pengembangan Bahan Ajar Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing Berbantuan Komputer untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Aljabar dan Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas. Laporan Hibah Penelitian Dosen. Jakarta: Dikti.
Sutawidjaja, (2013) Konstruktivisme, Konsep, dan Pembelajaran Matematika. Proseding Kongres Nasional Pendidikan Matematika V. UM: Malang.
Umar, W. (2016). Strategi Mathematical Problem Solving Versi George Polya dan Penerapannya dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Kalamatika FKIP UHAMKA. Vol. 6, No. 3: 198-208.
______ (2017). Constructing Means Ends Analysis Instruction to Improve Students’ Critical Thinking Ability and Mathematical Habits of Mind Dispositions. International Journal of Education and Research. Vol. 5. No. 2: 261-272.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License‚ yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.

