Analisis Kesantunan Berbahasa Pada Film Gara-Gara Warisan Karya Muhadkly Acho & Relevansinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia: Kajian Pragmatik
DOI:
https://doi.org/10.33387/j.edu.v23i1.8122Keywords:
Politeness, Language, Pragmatics, FilmAbstract
This study examines language politeness according to Geoffrey Leech's theory in the movie Gara-Gara Pahlawan by Muhadkuri Acho and its implications for Indonesian language learning. The approach used is descriptive qualitative with pragmatic analysis. The data were obtained by using the free listening method and listening to the narration of the characters in the movie. The results of the analysis found 12 data of compliance with the principles of language politeness, consisting of 5 data of the maxim of generosity, 3 data of the maxim of respect, 1 data of the maxim of simplicity, 1 data of the maxim of consensus, and 2 data of the maxim of sympathy. No compliance with the maxim of wisdom was found. This movie is suitable as teaching material for language politeness because it displays many polite speeches and can be a model for choosing the right words according to the context and interlocutors. The application of polite language in learning can improve students' communication skills using polite language in various social situations.Downloads
References
Ahmad, Z., Ahmad, H., & Rahman, Z. (2022). Penggunaan Media Pembelajaran Augmented Reality Berbantuan Assemblr Edu Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Negeri 5 Kota Ternate. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(23), 514–521. https://doi.org/10.5281/zenodo.7421774
Albaburrahim, M. (2019). Pengantar Bahasa Indonesia Untuk Akademik. Bojonegoro: CV. Madza Media.
Ardiyanti, A., Surastina, S., & Hastuti, H. (2022). KESANTUNAN BERBAHASA DALAM FILM HAFALAN DELISA. Warahan: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(1), 1–14.
Ayudia, A. M., Ramadhani, L., & Lubis, R. W. (2021). Deiksis dalam Film Guru-Guru Gokil: Analisis Pragmatik. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 6(1), 20–34.
Febriasari, D., & Wijayanti, W. (2018). Kesantunan Berbahasa dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar. KREDO Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra, 2(1), 140–150.
Kusumaswarih, K. K. (2018). Strategi kesantunan berbahasa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Belajar Bahasa, 3(2), 141–149.
Leech, G. N. (2016). Principles of pragmatics. Routledge.
Mahmudi, A. G., Irawati, L., & Soleh, D. R. (2021). Kesantunan Berbahasa Siswa dalam Berkomunikasi dengan Guru (Kajian Pragmatk). Deiksis, 13(2), 98–109.
Mislikhah, S. (2014). Kesantunan Berbahasa. Ar-Raniry: International Journal of Islamic Studies, 1(2), 285–296.
Mugrib, N. C., Abasa, R. M., Sarina, S., Hasfikin, H., & Holisah, S. (2025). Implikatur pada Tanda Bahasa di Kapal Penumpang: Kajian Pragmatik Terhadap Pesan Publik Maritim. EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 5(3), 674–683.
Mustika, I. (2013). Mentradisikan kesantunan berbahasa: upaya membentuk generasi bangsa yang berkarakter. Semantik, 2(1), 1–11.
Nasarudin, N., Yulisna, R., Sartika, R., Sari, A. W., Satini, R., Anggraini, D., Nurjannah, N., Susanti, S., Rahmi, A., Saerudin, S., & others. (2024). Pragmatik. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.
Purwo, B. K. (1984). Deiksis dalam bahasa Indonesia (Vol. 13). PT Balai Pustaka (Persero).
Safira, S. D., & Yuhdi, A. (2022). Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Film Ali dan Ratu-Ratu Queens Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. JBSI: Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(01), 35–51.
Sudaryanto. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar penelitian wahana kebudayaan secara linguistis (Vol. 64). Duta Wacana University Press.
Sukmadinata, N. S. (2011). Metode penelitian pendidikan. Rosdakarya
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jelita Tobing, Adelia Fitri Anggita, Dinda Nur Maulida, Siska Monika Simanjuntak, Yuliana Sari S.Pd., M.Pd.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License‚ yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.