PELATIHAN PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT (COMMUNITY BASED TOURISM) KECAMATAN WEDA KABUPATEN HALMAHERA TENGAH

Penulis

  • Anwar Ismail Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun
  • Astuti Salim Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun

DOI:

https://doi.org/10.33387/humano.v11i1.2207

Kata Kunci:

Pengembangan, Pariwisata, Weda, Halmahera Tengah

Abstrak

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada Kuliah Bekerja bersama Masyarakat (KUBERMAS) tentang Pelatihan Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) di Weda Kab. Halteng Provinsi Maluku Utara. Tujuan kegiatan ini adalah  mengeksplorasi pembangunan dan pengembangan, jenis, dan faktor-faktor yang menyebabkan pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism tidak berkembang.Kegiatan ini dilakukan dengan prosedur sebagai berikut; Diskusi Kelompok Terarah (FGD), pelatihan, dan pendampingan. Hasil pelatihan program pembangunan dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Halteng adalah pengembangan pariwisata berbasis komunitas/masyarakat atau community  based tourism development Program ini memiliki course besarnya adalah berbasis komunitas/masyarakat. Ada tiga hal yang menjadi sasaran utama dalam pengembangan pariwisata yang menjadi perhatian dari Dinas Pariwisata Halteng, yaitu; (1) main tourism atau infrastruktur utama yang mendukung pengembangan pariwisata. (2) supporting atau penunjang. (3) suplemen atau apa penyangga. Semua ini mengacuh pada dokumen rencana induk pengembangan wisata daerah Halteng yang telah ditetapkan.Dalam dokumen itu memuat tiga klasisfikasi wisata, yaitu; (1) wisata alam, (2) wisata budaya dan sejarah, (3) wisata pengemabangan ekonomi kreatif. Dalam pelaksanaan program pembangunan dan pengembangan pariwisata di Halteng, ada klasifikasi program wisata  yang sudah berjalan, sedang, dan akan berjalan. Program pariwisata yang sudah dan sedang berjalan di Kecamatan Weda, yaitu Danau Nusliko yang lagi dikembangkan, tarian dan musik tradisional yang sekarang lagi ditata, pada sector ekonomi kreatif atau UMKM yang lagi dikembangkan yaitu gantungan kunci, dan yang lagi dikembangkan pada sektor kuliner yaitu pembuatan kripik singkong, kripik bia/kerang. Namun semua program tersebut hasilnya belum maksimal karena terbentur dengan dana, tempat, dan sumber daya manusia yang belum tersedia

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Anwar Ismail, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun

Dosen tetap di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

golongan IIIc

Astuti Salim, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun

Dosen tetap di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

golongan IIIc

Referensi

CIFOR. 2004. Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat. CIFOR, Bogor.

Durbarry, Ramesh. 2004. Tourism Economic Growth: the case of Caurities. Tourims Eonomics, (10 4, 389-401. IP Publishing Ltd.

LPPM.Unkhair. 2020. panduan usulan sinopsis program kemitraan masyarakat (pkm) kubermas tematik.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Penerbit Alfabeta, Bandung

http://pidii.info/index.php/component/jedirectory/cat_parent/Kab_Berau?Itemid=215

https://wisato.id/wisata-alam/10-tempat-wisata-di-halmahera-tengah/

UU No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah

UU No.32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah

Unduhan

Diterbitkan

2020-09-20

Cara Mengutip

Ismail, A., & Salim, A. (2020). PELATIHAN PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT (COMMUNITY BASED TOURISM) KECAMATAN WEDA KABUPATEN HALMAHERA TENGAH. Humano: Jurnal Penelitian, 11(1), 39–45. https://doi.org/10.33387/humano.v11i1.2207

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.