PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) PLAYDOUGH SEBAGAI SUMBER BELAJAR
DOI:
https://doi.org/10.33387/j.edu.v17i1.1077Abstract
Minimnya kemampuan, kreativitas dan pengalaman guru PAUD dalam memanfaatkan alat dan bahan yang tersedia walaupun secara sederhana dalam pembelajaran di kelas merupakan salah satu alasan diadakan kegiatan Program Pengabdian Masyarakat (PPM) tentang Alat Permainan Edukatif (APE) yakni playdough di gugus PAUD Kota Ternate khususnya di gugus PAUD Ternate Tengah. Adapun tujuan kegiatan PPM ini adalah untuk memberikan pengetahuan/pemahaman tentang APE playdough kepada guru-guru PAUD di gugus Ternate Tengah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus, memberikan keterampilan kepada guru PAUD tentang APE playdough sebagai salah sumber belajar di lingkungan sekolah. APE merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam pembelajaran anak di TK karena alat permainan tersebut akan menunjang kegiatan pembelajaran anak secara efektif dan menyenangkan serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak secara optimal. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini guru PAUD gugus Ternate Tengah diberikan pelatihan pembuatan APE playdough berupa tanya jawab, demonstrasi ,diskusi dan evaluasi kegiatan. Luaran yang dicapai yaitu meningkatkan pengetahuan, kemampuan, pengalaman dan kreatifitas guru-guru PAUD se-gugus Kota Ternate dalam memanfaatkan playdough sederhana menjadi alat permainan edukatif (APE), terjalinnya kerjasama guru-guru PAUD terkait dan institusi Universitas dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran bagi anak usia dini, publikasi jurnal dan publikasi media massa.
ÂÂ
Keywords: playdough , APE, sumber belajar
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License‚ yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.