PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO TUTORIAL MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI KALOR
DOI:
https://doi.org/10.33387/j.edu.v14i2.209Abstrak
Artikel ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan media video tutorial model-model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil uji kelayakan media video tutorial model pembelajaran berbasis masalah pada materi kalor dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Data dikumpulkan melalui teknik non tes dengan instrumen lembar validasi yang dikemas dalam bentuk angket tertutup yang ditujukan untuk ahli materi fisika, ahli media pembelajaran, ahli pedagogik dan guru-guru fisika. Teknik ananlisis data dilakukan melalui teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil uji kelayakan media menurut ahli materi fisika dikategorikan sangat baik (81,9%), menurut ahli media pembelajaran dikategorikan sangat baik (85,2%), menurut ahli pedagogik dikategorikan sangat baik (90,02%), menurut guru fisika untuk aspek desain media dan keterlaksanaan sintaks model pembelajaran berbasis masalah dikaterorikan baik dengan besar persentase masing-masing sebesar 74,6% dan 73,8%. Berdasarkan hasil uji validasi disimpulkan media video tutorial model pembelajaran berbasis masalah yang dikembangkan telah layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.
ÂÂ
Kata Kunci: Media, Video Tutorial, Model Pembelajaran Berbasis Masalah
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License‚ yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.