Aplikasi Android Rekomendasi Tempat Wisata Kota Ternate Menggunakan Layanan Berbasis SIG
DOI:
https://doi.org/10.33387/protk.v4i2.405Kata Kunci:
SIG, Android, Rekomendasi Wisata.Abstrak
Topik Smart Tourism (wisata pintar) menjadi isu populer beberapa tahun terakhir. Penggunaan teknologi terbaru termasuk menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) pada layanan tempat wisata di Kota Ternate dengan menggunakan aplikasi android pada smartphone/mobile devices pengguna yang bertujuan untuk memperkenalkan dan mempermudah wisatawan lokal maupun mancanegara dalam memilih tempat wisata yang sesuai dengan keinginannya di Kota Ternate. Metode yang digunakan yaitu SIG berbasis android yang dapat menampilkan rekomendasi tempat wisata berdasarkan lokasi dan rute terdekat dari pengguna dengan menggunakan layanan Google Maps API. Aplikasi SIG pariwisata berbasis android di era digitalisasi saat ini, merupakan media yang sangat populer dikalangan masyarakat dimulai dari anak-anak hingga orang dewasa semuanya menggunakan HP android. Perancangan SIG pariwisata menggunakan metode pengembangan prototyping. Hasil implementasi berupa aplikasi SIG android untuk rekomendasi tempat wisata berdasarkan layanan berbasis lokasi berdasarkan rute terdekat. Fitur-fitur yang dikembangkan masih terbatas hanya berbasis lokasi terdekat. Metode pengujian dengan metode blockbox yang fungsionalitas aplikasi berhasil 100% sesuai dengan perancangan yang dibuat.
Unduhan
Referensi
A. Arief, W. Widyawan, BS. Hantono. (2012). , “Rancang Bangun Sistem Rekomendasi Pariwisata Mobile dengan Menggunakan Metode Collaborative Filtering dan Location Based Filteringâ€Â, Jurnal Nasional Teknik elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI), Yogyakarta.
A. Arief. (2016). “Rancang Bangun Sistem Rekomendasi Pariwisata Mobile Advertising Menggunakan Metode Hybrid Filtering Sebagai Pemberdayaan Masyarakat Usaha Kecil Menengah (UKM) di Pulau Ternateâ€Â. PROtek, 3(1), 20-25, Ternate.
Andi Triansah, Dedi Cahyadi, I. F. A. (2015). Membangun Aplikasi Web dan Mobile Android Untuk Media Pencarian Kost Menggunakan Phonegap dan Goggle Maps API. Jurnal Informatika Mulawarman, 10(1).
Riyanto, 2010, Sistem Informasi Geografis Berbasis Mobile, Gava Media, Yogyakarta.
Ramadhan, D. R. (2015). Pengembangan dan Analisis Kualitas Aplikasi Mobile Scholl Maps (moomaps) Berbasis Mobile Application Untuk Pemetaan Universitas di Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta.
Prashant Beldar, dkk, (2014). International Journal dan Ilmu Komputer dan Mobile ComputingPanduan wisatawan menggunakan GPS
Leo Willyanto Santoso. (2013). Pelatihan Microsoft Visio Profesional 2010. Pusat Komputer Universitas Kristen Petra.
Pradana, R. (2013). Perancangan Aplikasi Kamus Pintar Biologi Berbasis Android. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Yogyakarta..
Pratama, Dhika Fajar. (2010). Pengembangan Aplikasi Perpustakaan Dengan Memanfaatkan Teknologi SMS Studi Kasus Sekolah MA Citra Cendekia. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Nidhra, Srinivas, and Dondeti, Jagruthi, 2012, Blackboxand Whitebox Testing Techniques – ALiterature Review, International Journal ofEmbedded Systems and Applications (IJESA)Vol.2, No.2, June 2012.
Pressman, R.S. (2010). Rekayasa Perangkat Lunak.
Kadir, Abdul. (2013). From Zero to a Pro Javascript dan jQuery. Yogyakarta: Andi.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
ÂÂ
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).







