SISTEM AKUISISI DATA SALINITAS PADA PERAIRAN LAUT
DOI:
https://doi.org/10.33387/protk.v5i1.610Kata Kunci:
Atmega8535, sensor konduktivitas/TDS, codevision AVRAbstrak
Perancangan dan pembuatan alat untuk pengukuran salinitas air pada skripsi inimenggunakan prinsip konduktivitas. Sistem pengukuran secara otomatis menggunakan mikrokontroler Atmega8535 dan sensor konduktivitas/TDS. Sensor ini menggunakan plat tembaga dan almunium yang digunakan sebagai pendeteksi kadar zat garam terlarut dimana tegangan yang keluar dari dua keping sejajar ini kemudian menjadi masukan ADC (analog to digital converter) pada mikrokontroler. Alat ini menggunakan prinsip bahwa air murni memiliki resistansi yang tinggi dan akan menurun sesuai dengan bertambahnya kadar garam, berdasarkan hasil penelitian sistem ini dapat bekerja dengan baik ketika melakukan monitoring TDS kontrol pada kadar 0 – 500 ppm.
Perancangan ini didapat sebuah hasil pengukuran konduktivitas/TDS air secara otomatis dan perhitungan manual menggunakan regresi sehingga didapat sebuah selisih 0,3845 mg/L, maka pada pengukuran ini juga dilakukan pegukuran data salinitas air dengan menggunakan alat hidrometer sebagai pembanding alat yang dibuat sehingga didapat hasil nilai pengkoreksi ± 0,039 ms/cm.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
ÂÂ
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).






