PERSEPSI MASYARAKAT KECAMATAN MABA TERHADAP AKTIVITAS PERTAMBANGAN NIKEL DI KABUPATEN HALMAHERA TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.33387/humano.v17i2.12912Kata Kunci:
persepsi masyarakat, pertambangan nikel kognitif afektif konatif, dampak lingkungan, Halmahera TimurAbstrak
The presence of nickel mining in Maba Sub-District, East Halmahera Regency, creates a dilemma between economic opportunity and environmental-social risk for surrounding communities. This study aims to reveal how residents of Pekaulang and Baburino Villages perceive these activities using a qualitative case study approach. Data were collected from 24 purposively selected informants including village officials, youth leaders, farmers, fishers, and traders, through semi-structured interviews, observation, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman (1994) interactive model. Findings show that community perception is ambivalent: cognitively, residents understand environmental impacts empirically but have limited regulatory knowledge; affectively, emotional polarization emerges between those who benefit and those who bear the burden; conatively, patterns of conditional support, rejection, and passive acceptance appear, with land disputes as the main structural issue. The novelty of this study lies in its integrative application of the cognitive-affective-conative framework to a previously unstudied nickel mining village in North Maluku, contributing to the development of participatory and equitable governance.
Unduhan
Referensi
Asia, N., Qomariyah, E., Rasmin, R., & Ikhsan, M. I. N. (2025). Karakteristik sosial ekonomi dan pengaruhnya terhadap persepsi masyarakat mengenai pertambangan nikel di Kecamatan Morosi. Jurnal Republica, 11(3), 312-322.
Azwar, S. (2013). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya (Edisi revisi). Pustaka Pelajar.
Foster, J. B. (1999). Marx’s theory of metabolic rift: Classical foundations for environmental sociology. American Journal of Sociology, 105(2), 366-405.
Foster, J. B. (2000). Marx’s ecology: Materialism and nature. Monthly Review Press.
Hadi, S., Djimar, S., & Mane, H. O. (2025). Dampak sosial ekonomi pertambangan terhadap masyarakat di Desa Kubung, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(1B), 290-294.
Halisra, H., Asis, P. H., Lampasa, Y., & Ahmad, R. G. (2024). Dampak kebijakan pertambangan terhadap ketahanan masyarakat desa (Studi kasus Desa Sanggula, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan). Journal Publicuho, 7(3), 1711-1725.
Helma, W. O., Amaluddin, L. O., & Andrias. (2023). Persepsi masyarakat terhadap penambangan batu kapur. Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi, 8(2), 74-80.
Husen, I. M., & Nugraha, I. F. (2025). Gerakan masyarakat adat Tobelo dalam upaya menekan kebijakan pengelolaan tambang PT IWIP di Halmahera. Jurnal Hubungan Internasional, 18(2), 343-360.
International Energy Agency. (2025). Global critical minerals outlook 2025. https://www.iea.org/reports/global-critical-minerals-outlook-2025
Jurnalismedata. (2023, 22 Februari). Ikan teri hilang dari Teluk Buli karena tambang nikel. https://jurnalismedata.id/kabar-data/opini-tulisan/ikan-teri-hilang-dari-teluk-buli-karena-tambang-nikel
Keraf, A. S. (2010). Etika lingkungan hidup. Kompas Media Nusantara.
Khosiah, N., & Utami, W. S. (2014). Dampak penambangan batu kapur terhadap kerusakan lingkungan di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Jurnal Geografi, 10(1), 137–143.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Mulawarman, M., & Nurfitri, A. D. (2017). Perilaku pengguna media sosial beserta implikasinya ditinjau dari perspektif psikologi sosial terapan. Buletin Psikologi, 25(1), 67-75.
Prno, J., & Slocombe, D. S. (2012). Exploring the origins of ‘social license to operate’ in the mining sector: Perspectives from governance and sustainability theories. Resources Policy, 37(3), 346–357.
Sangadji, N. S., Ulat, R., & Sulehu, M. (2025). Analisis dampak pertambangan nikel PT X di Pulau Gag: Risiko lingkungan dan peluang ekonomi. Journal Publicuho, 8(3), 1309-1322.
Saputri, H. D., & Harini, R. (2017). Persepsi masyarakat terhadap dampak pertambangan batubara pada kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kecamatan Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat. Jurnal Bumi Indonesia, 6(2).
Sarban, & La Harudu. (2016). Persepsi masyarakat tentang pertambangan nikel di Kelurahan Bende, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara. Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi, 1(1), 120-142.
Serambi Timur. (2025, 7 Mei). Skandal jetty ilegal PT STS: Warga teriak, negara bungkam. https://serambitimur.id/skandal-jetty-ilegal-pt-sts-warga-teriak-negara-bungkam/
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukadji, S. (1986). Psikologi umum. Universitas Terbuka.
Syahra, N. A., Abdoe, S. K., Bakri, A. N. M., Adzan, F., & Isman, A. F. (2025). Komoditas menjadi komodifikasi: Persepsi masyarakat terhadap fenomena pertambangan nikel di Raja Ampat. Kalamizu: Jurnal Sains, Sosial, dan Studi Agama, 1(5), 588-601.
Tama, F. A. D., Fatimah, E., & Yahya, W. (2023). Persepsi masyarakat mengenai keberadaan pertambangan minyak dan gas di Kecamatan Soko dan Rengel, Kabupaten Tuban. Jurnal Bhuwana, 3(1), 68-77.
Totona, S. (2025). Konsekuensi pertambangan terhadap krisis sosio-ekologis di wilayah Teluk Kao. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 10(1).
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 33 Ayat 3.
U.S. Geological Survey. (2026). Mineral commodity summaries 2026. https://doi.org/10.3133/mcs2026
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Irsal Ridwan, Vrita Tri Aryuni, Yuni Andriyani Safitri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
