KONSTRUKSI POSESIF DALAM BAHASA MELAYU TERNATE

Ety Duwila, Nurain Jalaluddin

Sari


Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bentuk posesif dalam bahasa Melayu Ternate dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena berkaitan dengan tujuan penelitian, yaitu mendeskripsikan bentuk konstruksi posesif dalam bahasa Melayu Ternate. Hasil penelitian menunjukkan adanya bentuk-bentuk posesif dalam bahasa Melayu Ternate yaitu frase nomina posesif yang terbentuk dari unsur kata ganti orang, sebutan, kekerabatan, nama diri, hewan, tumbuhan, profesi yang merupakan unsur penjelas atau yang menerangkan dalam frase yang diikuti bentuk pe yang merupakan penanda milik (kepunyaan) disertai nomina. Inti frase selalu berkategori nomina yang terbentuk baik dari unsur yang berkategori nomina maupun verba     yang diulang. Adapun konstruksi posesif dalam bahasa Melayu Ternate selalu berupa frase karena terdiri dari gabungan kata yang berupa unsur yang menerangkan, penanda milik, dan unsur yang diterangkan yang berkonstruksi: (1) kata ganti persona + pe + nomina; (2) kekerabatan + pe + nomina; (3) sebutan + pe + nomina; (4) hewan (-insani) + pe + nomina; (5) tumbuhan (-insani) + pe + nomina; (6) profesi + pe + nomina; (7) nama diri + pe + nomina; (8) kata ganti persona + pe + nomina + pe + nomina; dan (9) kekerabatan , nama diri + pe + kekerabatan + pe + kekerabatan + pe + frase nomina.


Kata Kunci


Bahasa Melayu Ternate, frase nomina posesif

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alhadar, Fachmi dan Rudi. 2019. “Reduplikasi dalam Bahasa Melayu Ternate”. Jurnal Gramatika Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara.

Alwi, Hasan. 2003. Tatabahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Cahyono, bambang Yudi. 1995. Kristal-kristal Ilmu Bahasa. Surabaya:Airlangga University Press.

Chaer, Abdul. 2009. Linguistik Umum. Jakarta: PT Rineka Cipta

Chaer, Abdul.2011. Tata Bahasa Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta

Chaer, Abdul. 2015. Sintaksis Bahasa Indonesia Jakarta: Rineka Cipta

Duwila, Ety. 2009. Kajian Dialektologi Diakronis Enklave Melayu Bacan, Ternate, dan Sula di Provinsi Maluku Utara. Tesis FIB UGM. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.

Duwila, Ety. 2015. “ Variasi Fonologis Bahasa Melayu Ternate dengan Melayu Standar”. Penelitian Unkhair: LPPM

Kahar, Abdul dkk. 2008. Kamus Praktis Indonesia-Ternate. Yogyakarta:Gama Media.

Masinambow,E.K.M. 2002. Bahasa Indonesia dan Bahasa daerah. Jakarta: yayasan Obor Indonesia

Ramlan, M.2001. Ilmu Bahasa Indonesia: Sintaksis. Yogyakarta: C.V. Karyono




DOI: http://dx.doi.org/10.33387/hjp.v12i1.2631

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




     

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

HUMANO: Jurnal Penelitian

ISSN 1978-6115 (Print)

ISSN 2597-9213 (Elektronik)

Published by: LPPM Universitas Khairun

Jalan Yusuf Abdurrahman Kampus II Unkhair, Kelurahan Gambesi, 97722 Kecamatan Kota Ternate Selatan, Provinsi Maluku Utara

Email: humano@unkhair.ac.id

URL: https://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/humano/index

 

Flag Counter 

 

Statistik Pengunjung

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.