Ekologi Digital Keluarga dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Kajian Literatur Peran Orang Tua Mendampingi Teknologi
DOI:
https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i2.12614Kata Kunci:
Ekologi Digital Keluarga, Pendidikan Anak Usia Dini, Orang Tua, Pendampingan Digital, Literasi DigitalAbstrak
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi dan pengasuhan dalam keluarga, termasuk dalam pendidikan anak usia dini. Teknologi digital memberikan peluang untuk mendukung pembelajaran anak, tetapi juga menghadirkan tantangan berupa penggunaan teknologi secara berlebihan, paparan konten yang tidak sesuai, dan kurang optimalnya pendampingan orang tua. Artikel ini bertujuan menganalisis ekologi digital keluarga dalam pendidikan anak usia dini, khususnya peran orang tua dalam mendampingi penggunaan teknologi oleh anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui penelusuran literatur berupa artikel jurnal ilmiah, buku akademik, dan sumber relevan yang membahas ekologi digital keluarga, literasi digital, digital parenting, penggunaan teknologi pada anak usia dini, serta peran orang tua dalam pendampingan teknologi. Analisis data dilakukan melalui identifikasi, seleksi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis terhadap berbagai temuan literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekologi digital keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang terbentuk melalui interaksi antara anak, orang tua, teknologi digital, nilai dan aturan keluarga, pola komunikasi, serta lingkungan sosial dan pendidikan. Orang tua memiliki peran strategis sebagai pendamping, pengawas, fasilitator, pengarah, komunikator, dan teladan dalam membangun kebiasaan digital yang sehat. Pendampingan yang efektif tidak hanya berorientasi pada pembatasan waktu penggunaan teknologi, tetapi juga mencakup pemilihan konten yang sesuai, penguatan literasi digital, komunikasi dialogis, keteladanan, serta keseimbangan antara aktivitas digital dan nondigital. Kajian ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara keluarga dan lembaga pendidikan anak usia dini dalam membangun ekosistem digital yang aman, edukatif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak. Dengan demikian, pengelolaan teknologi secara bijaksana melalui pendampingan orang tua dan kolaborasi pendidikan berpotensi mendukung perkembangan anak usia dini secara holistik.
Unduhan
Referensi
Abdul Rauf, & Mujahid, A. (2025). Moderasi Beragama Dalam Kurikulum Pai: Analisis Konseptual Terhadap Tantangan Radikalisme Di Sekolah Menengah. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(1 SE-Articles), 1325–1336. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i1.13824
Adwiah, A. R., & Diana, R. R. (2023). Strategi Orang Tua dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2463–2473. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3700
Ariswari, N. K. R., & Tirtayani, L. A. (2021). Survei Kesiapan Orang Tua Dalam Proses Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Daring. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(1), 89. https://doi.org/10.23887/paud.v9i1.34852
Asmawati, L. (2021). Peran Orang Tua dalam Pemanfaatan Teknologi Digital pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1 SE-Articles), 80–94. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1170
Basuki, & Ahd. Mujahid. (2025). Teacher Strategy Management in Implementing P5RA in the Independent Curriculum in Islamic Junior High Schools. Mapendis: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(1), 36–44. https://doi.org/10.37758/mapendis.33i1.365
Basuki, B., Ilham, D., & Mujahid, A. (2025). The Dialectics of Islamic Religious Education Learning and the Formation of Students’ Personality from the Perspective of Islamic Tarbiyah. Al Hikmah: Journal of Education, 6(2), 295. https://doi.org/10.54168/ahje.v6i2.499
Dalen, D., Fry, A., Campbell, S. G., Eppler, J., & Zed, P. J. (2018). Intravenous cefazolin plus oral probenecid versus oral cephalexin for the treatment of skin and soft tissue infections: A double-blind, non-inferiority, randomised controlled trial. Emergency Medicine Journal, 35(8), 492–498. https://doi.org/10.1136/emermed-2017-207420
Dede, I. (2023). At-Thullab : Jurnal Of Islamic Studies. At-Thullab Journal Of Islamic Studies, 4(1), 63–64.
Iruka, I. U., DeKraai, M., Walther, J., Sheridan, S. M., & Abdel-Monem, T. (2020). Examining how rural ecological contexts influence children’s early learning opportunities. Early Childhood Research Quarterly, 52, 15–29. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2019.09.005
Madum, M., Raharjo, R., Awanis, A., & Mujahid, A. (2026). The Reinvigoration of Pesantren Pedagogy in Shaping the Adaptive Character of An-Nawawi Students in the Society 5.0 Era. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme, 8(2), 307–326. https://doi.org/10.37680/scaffolding.v8i2.9566
Mauluddia, Y., & Yulindrasari, H. (2024). Peran Literasi Digital dalam Mendukung Perkembangan Anak Usia Dini melalui Pemanfaatan Teknologi. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(5 SE-Articles), 1209–1220. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i5.6166
Miles, M., Huberman, A., & Saldaña, J. (2014). Designing matrix and network displays. Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook, 107–119.
Mujahid, A., & Madum, M. (2026). Strengthening Interaction in Islamic Education Learning Through The Use of Learning Management Systems in The Digital Era. INJIES: Journal of Islamic Education Studies, 3(1 SE-Articles), 140–149. https://doi.org/10.34125/injies.v3i1.76
Mujahid, A., & Rauf, A. (2026). Manajemen Pendidikan Adaptif Pada Madrasah Berbasis Nilai - Nilai Islam dalam Merespons Fluktuasi Lingkungan Pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(1), 300–312.
Novianti, R., & Garzia, M. (2020). Penggunaan Gadget pada Anak; Tantangan Baru Orang Tua Milenial. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2 SE-Articles), 1000–1010. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.490
Putri, M. S., & Chairiyah. (2021). Transformasi Lingkungan Pembelajaran Berbasis Literasi Digital Pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(3), 408. https://doi.org/10.23887/paud.v9i3.38491
Putri Pradevi, A. (2020). Hubungan pengawasan orang tua dalam penggunaan gadget dengan kemampuan empati anak. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 49–56.
Septemiarti, I. (2024). Pembelajaran Mandiri Mahasiswa Progam Studi Pendidikan Agama Islam Melalui Reservasi Method. 5, 2261–2272.
Sisbintari, K. D., & Setiawati, F. A. (2021). Digital Parenting sebagai Upaya Mencegah Kecanduan Gadget pada Anak Usia Dini saat Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3 SE-Articles), 1562–1575. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1781
Syaidah, A. (2023). At-Thullab : Jurnal Of Islamic Studies. At-Thullab Journal Of Islamic Studies, 4(1), 63–64.
Wahyuni, & Rasyid, H. Al. (2022). Pengaruh Pembiasaan, Kecerdasan Emosional dan Dukungan Orang Tua terhadap Kemandirian Anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3034–3049. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2301
Widiana, W., Rudsiyani, I., & Kusumawardani, R. (2022). Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 10(3), 440–448.
Yuniarni, D., Halida, H., Amalia, A., Solichah, N., & Satwika, P. A. (2023). Pengembangan Buku Saku: Pendampingan Orang Tua untuk Optimalisasi Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini di Era Digital. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5 SE-Articles), 5767–5778. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5306
Yuyuk, Y., Waridah, W., & Kartini, K. (2023). UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI. Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1 SE-Articles), 16–20. https://doi.org/10.46368/mkjpaud.v3i1.1027
Zaini, M., & Soenarto, S. (2019). Persepsi Orangtua terhadap Hadirnya Era Teknologi Digital di Kalangan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1 SE-Articles), 254–264. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.127
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
COPYRIGHT NOTICE
Cahaya Paud is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:
Cahaya Paud is licensed under a Lisensi Creative Common Atribusi 4.0 International. This permits anyone to:
- Share - copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution- You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions - You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.






