Pengaruh Pelaksanaan Program Tujuh Kebiasaan Hebat terhadap Disiplin Anak Usia Dini di PAUD Melati 01 Tanjung Priok Jakarta Utara

Penulis

  • Ira Makalim Universitas Panca Sakti Bekasi
  • Brigita Puridawaty Universitas Panca Sakti Bekasi
  • Hamid Patilima Universitas Panca Sakti Bekasi

DOI:

https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i2.12697

Kata Kunci:

Program Tujuh Kebiasaan Hebat, Disipline, Anak Usia Dini, Regresi Linear Sederhana, Pembiasaan Karakter

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter disiplin anak usia dini melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten di lingkungan pendidikan. Salah satu upaya yang diterapkan adalah Program Tujuh Kebiasaan Hebat, yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan disiplin anak sebelum dan sesudah pelaksanaan program serta menganalisis hubungan antara pelaksanaan program dan disiplin anak usia dini di PAUD Melati 01 Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain satu kelompok pretest-posttest yang melibatkan 52 anak sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dengan skala penilaian (rating scale) 1–4 yang mencakup indikator perilaku disiplin terkait tujuh kebiasaan. Instrumen penelitian diuji melalui validitas isi berdasarkan penilaian ahli dan validitas empiris menggunakan korelasi Product Moment Pearson. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji Paired Sample t-Test, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor disiplin anak meningkat dari 31,21 sebelum pelaksanaan program menjadi 73,58 setelah pelaksanaan program, dengan peningkatan rata-rata sebesar 42,37 poin. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai t = -23,417, df = 51, dan p < 0,001, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor disiplin sebelum dan sesudah pelaksanaan program. Hasil regresi linear sederhana menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,906 dengan nilai t = 7,531 dan p < 0,001, serta persamaan regresi Y = 45,31 + 0,906X. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pelaksanaan Program Tujuh Kebiasaan Hebat dan disiplin anak usia dini. Namun, karena penelitian tidak menggunakan kelompok kontrol, perubahan yang ditemukan belum dapat dipastikan sepenuhnya sebagai akibat dari pelaksanaan program. Penelitian ini menunjukkan relevansi pembiasaan yang konsisten dalam mendukung perkembangan perilaku disiplin anak usia dini.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Bandura, A. (1986). Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. Prentice-Hall.

Berk, L. E. (2013). Child Development (9th ed.). Pearson.

Boyer, W. (2023). Development, construct validation, and normalization of a new early childhood self-regulation assessment scale. Early Childhood Education Journal, 51, 627–640. https://doi.org/10.1007/s10643-022-01310-9

Bredekamp, S., & Copple, C. (2009). Developmentally Appropriate Practice in Early Childhood Programs (3rd ed.). National Association for the Education of Young Children.

Colliver, Y., Brown, J. E., Harrison, L. J., & Humburg, P. (2022). Free play predicts self-regulation years later: Longitudinal evidence from a large Australian sample of toddlers and preschoolers. Early Childhood Research Quarterly, 59, 148–161. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2021.11.011

Ezmeci, F., & Akman, B. (2023). The impact of the pre-school self-regulation program on the self-regulation, problem behavior and social skills of children. International Journal of Educational Research, 118, Article 102156. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2023.102156

Finders, J. K., Duncan, R. J., Korucu, I., Bryant, L. B., Purpura, D. J., & Schmitt, S. A. (2021). Examining additive and synergistic relations between preschool self-regulation and executive function skills: Predictions to academic outcomes. Frontiers in Psychology, 12, Article 721282. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.721282

Housman, D. K., Cabral, H., Aniskovich, K., & Denham, S. A. (2023). The impact of Begin to ECSEL on children’s self-regulation, executive functions and learning. Early Child Development and Care, 193(2), 159–173. https://doi.org/10.1080/03004430.2022.2071869

Howard, S. J., Vasseleu, E., Neilsen-Hewett, C., de Rosnay, M., Chan, A. Y. C., Johnstone, S., Mavilidi, M., Paas, F., & Melhuish, E. C. (2021). Executive function and self-regulation: Bi-directional longitudinal associations and prediction of early academic skills. Frontiers in Psychology, 12, Article 733328. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.733328

Hurlock, E. B. (2018). Perkembangan Anak. Erlangga.

Kemala, R. (2023). Efektivitas program pendidikan karakter dalam meningkatkan karakter anak usia dini. Thufuli, 1(2), 59–64. https://doi.org/10.62070/thufuli.v1i2.26

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2024). Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Cerdas Berkarakter Kemendikdasmen RI.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Inovasi Penguatan Karakter Anak di PAUD. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Korucu, I., et al. (2022). Self-regulation in preschool: The role of executive function and social-emotional competence. Frontiers in Psychology, 12, Article 717317. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.717317

Lickona, T. (2016). Mendidik untuk Membentuk Karakter: Bagaimana Sekolah Dapat Memberikan Pendidikan tentang Sikap Hormat dan Bertanggung Jawab. Bumi Aksara.

Maghfiroh, A. (2025). Pembentukan karakter melalui dongeng pada anak usia dini. MAANA, 3(2), 24–41. https://doi.org/10.52166/mjpiaud.v3i2.8755

Morrison, G. S. (2015). Early Childhood Education Today (13th ed.). Pearson.

Nurma, N., Gandana, G., & Sianturi, R. (2024). Upaya mengatasi kedisiplinan siswa di lingkungan PAUD. Indonesian Journal of Early Childhood/Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 6(1), 221–228. https://doi.org/10.35473/ijec.v6i1.3082

Oktaviani, R., Elan, E., & Aprily, N. M. (2023). Upaya orang tua dalam membentuk karakter disiplin anak usia dini. Jurnal PAUD Agapedia, 7(2), 214–221. https://doi.org/10.17509/jpa.v7i2.63948

Papalia, D. E., & Martorell, G. (2020). Experience Human Development (14th ed.). McGraw-Hill.

Sari, N. K., Nafisah, D., & Cahyani, N. (2024). Penerapan nilai karakter disiplin pada anak usia dini melalui kegiatan ekstrakurikuler megambel. Pratama Widya, 9(1), 95–103. https://doi.org/10.25078/pw.v9i1.3695

Savina, E. (2021). Self-regulation in preschool and early elementary classrooms: A review of the literature. Early Childhood Education Journal, 49(3), 493–501. https://doi.org/10.1007/s10643-020-01094-w

Vasseleu, E., Neilsen-Hewett, C., Ehrich, J., Cliff, K., & Howard, S. J. (2021). Educator beliefs around supporting early self-regulation: Development and evaluation of the Self-Regulation Knowledge, Attitudes and Self-Efficacy Scale. Frontiers in Education, 6, Article 621320. https://doi.org/10.3389/feduc.2021.621320

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-29

Cara Mengutip

Makalim, I., Puridawaty, B., & Patilima, H. (2026). Pengaruh Pelaksanaan Program Tujuh Kebiasaan Hebat terhadap Disiplin Anak Usia Dini di PAUD Melati 01 Tanjung Priok Jakarta Utara. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 8(2), 313–333. https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i2.12697